Keluarga Rumah Tangga

6 Hal Yang Harus Dihindari Agar Rumah Tangga Harmonis

Just give me a reason
Just a little bit enough
Just a second we’re not broken just bent
And we can learn to love again

Penggalan lagu Pink di atas mungkin adalah gambaran banyak jiwa yang hampir putus asa dengan pasangan dan hubungannya namun masih mencoba untuk terus memperbaiki. Terkadang kesal ingin pergi saja terkadang teringat masa-masa indah dan ingin mengulang kembali.

Dalam menjalani bahtera rumah tangga, setiap pasangan pasti akan mengalami pasang surut. Rumah tanggamu mungkin tidak selalu harmonis. Pagi mu mungkin tidak selalu ceria dan diiringi tawa. Malam mu tidak juga selalu indah dan diwarnai cerita tentang kesibukan di hari itu. Tapi, bukan berarti masa indah dan menyenangkan itu tinggal cerita yang tidak akan terulang. Seperti penggalan lagu tadi “ we’re not broken just bent and we can learn to love again”. Itulah yang membedakan Rumah tangga dan Rumah-rumahan. Jika setiap ada persoalan dalam rumah tangga salah satu atau kedua pasangan langsung kabur, apa bedanya dengan anak kecil yang sedang bermain rumah-rumahan?. Yang sebentar pulang ke rumah masing-masing dan sebentar kembali untuk bermain lagi.

Ada 6 Hal Yang wajib Dihindari oleh pasangan yang sudah menikah agar tidak selalu menjadi polemik yang berkepanjangan;
1. Mengungkit-ungkit Masa lalu pasangan. Bukan salah dia jika dia punya masa lalu yang tidak Anda sukai bukan? Karena pertemuan dan perpisahan bukan kita yang mengatur. Lagipula kita pun memiliki masa lalu jadi apa yang harus dipermasalahkan? Jika ingin dipermasalahkan harusnya sejak awal sebelum menikah.
2. Merasa paling berkorban. Setiap pasangan yang sudah sampai pada tahap pernikahan pasti telah menempuh masa sulit yang penuh pengorbanan. Tidak perlu mengungkit jasa diri dan menghitung kesalahan pasangan. Percayalah Anda tidak akan menemukan kebaikan dari sifat semacam ini.
3. Suka membanding-bandingkan hidup kita dengan hidup orang lain ataupun pasangan kita dengan pasangan lain. Tidak ada rumah tangga yang sempurna sekalipun mereka bergelimang harta dan anak.
4. Merasa tidak Dihargai dan dibutuhkan. Tidak semua pasangan dapat mengerti apa maksud hati kita. Jangan buru-buru merasa tidak dihargai,dicintai,dimengerti sebelum mencari tau yang sebenarnya.
5. Terlalu mendengarkan omongan orang. Hobi mengadu domba orang sudah ada sejak jaman kompeni ya moms. Nggak heran Negara kita dijajah ber abad-abad dengan motif yang sama: Adu Domba. Rumah tangga itu kita yang menjalani,biarkan orang menjadi penonton dan pendengar budiman saja, jangan terlalu sering mendengar komentar orang yang belum tentu benar.
6. Menuduh pasangan yang tidak-tidak. Nah ini poin yang paling sering jadi biang kerok KDRT – Kerusuhan Dalam Rumah Tangga. Biasanya para istri yang sering jadi pelaku utamanya terlebih setelah menonton drama atau mendengar curahan hati orang yang memiliki masalah dalam rumah tangganya.

Itulah tadi 6 sikap yang harus kita hindari agar rumah tangga harmonis. Mungkin banyak yang bertanya,”bagaimana dengan hadirnya orang ketiga?”. Bagi saya, rumah tangga adalah antara 2 orang saja tidak ada tempat untuk orang ketiga keempat dan seterusnya. Ketika seseorang mencintai dan menghargai pasangannya maka ia tidak akan melirik orang lain. Namun,jika sampai ada pihak ketiga datang, maka sudah pasti ada ruang kosong diantara kedua pasangan. Isilah terus ruang kosong itu sehingga tidak ada pihak-pihak yang mencoba mengisinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *