Blog

Keluarga Rumah Tangga

6 Hal Yang Harus Dihindari Agar Rumah Tangga Harmonis

Just give me a reason Just a little bit enough Just a second we’re not broken just bent And we can learn to love again Penggalan lagu Pink di atas mungkin adalah gambaran banyak jiwa yang hampir putus asa dengan pasangan dan hubungannya namun masih mencoba untuk terus memperbaiki. Terkadang kesal ingin pergi saja terkadang teringat masa-masa indah dan ingin …

Continue Reading
parenting tumbuh kembang anak

Tumbuh Kembang Setiap Anak Ada Masanya

Don’t make any conclusions from the very beginning!
Sahabat Bunda yang tercinta,
Tidak ada yang salah dari ekspektasi orangtua kepada anaknya. Setiap orangtua pasti ingin anaknya tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tapi yang jadi masalah, apa yang menjadi dasar,landasan,dan acuan tumbuh kembang anak kita? Apakah anak tetangga? Anak sodara? Anak artis? WHO? Dan masih banyak lagi standart yang dapat dipakai sebagai landasan tumbuh kembang anak.

Setiap anak memiliki masa tumbuh dan kembang yang berbeda. Ibaratkan pohon, ia akan berbuah pada musimnya. Bahkan buah yang tumbuh pada pohon yang sama tidak selalu tumbuh bersamaan satu dengan yang lainnya. Begitupula tumbuh kembang anak. Banyak orangtua yang khawatir dan cenderung tidak sabar melihat proses tumbuh dan kembang anaknya. Berbagai stimulasi diberikan demi apa? Demi tumbuh kembang anak atau demi selamat dari komentar negatif? “Sudah umur setahun kok belum bisa jalan?” “sudah bisa jalan tapi kok masih sempoyongan? Masih dipegangi? Masih takut jatuh? Wah nggak sama ya dengan anak saya? Umur 9 bulan udah lari loh!”. Yang lebih miris lagi, komentar disertai ramalan: “kalau terlambat jalan biasanya terlambat semuanya.” “Udah umur sekian belum bisa baca? Nanti susah sekolahnya. Nanti susah mengikuti pelajaran.” Dll. Come on….Don’t make any conclusions from the very beginning. Kita nggak pernah tau loh anak kita akan jadi apa dan seperti apa. Sebagai contoh, saya pribadi baru bisa membaca dan menulis di usia 7 tahun lebih sedangkan anak seusia saya sudah lancar membaca sejak usia 6 tahun kurang kala itu. Tapi ternyata, dari sekian banyak hobi saya paling menyukai membaca dan menulis. Saya merasa menemukan kedamaian dari dua kegiatan ini. Saya bisa larut seharian dengan buku bacaan atau dengan alat tulis saya. Anak saya baru bisa berbicara di usia 3 tahun. Sekarang di usianya yang ke 4 tahun lebih, dia sudah dapat bercerita, berdiskusi, bahkan berdebat dan adu argumentasi dengan orang dewasa. Padahal dulu ketika usianya 2 tahun, ada yang bilang pada saya “Sudah umur 2 tahun kok ngomongnya belum jelas? Nggak pernah diajarin ya? cucu saya aja udah bisa nyanyi umur segitu? Ini kok nggak bisa ngomong?”. Menyakitkan ya? saya aja dengarnya live loh mau nangis rasanya. Hahahhaha… Tapi itukan sudah berlalu, yang penting anak saya sudah lancar berbicara dan saya pun belajar untuk bisa menerima dan sabar menghadapi tumbuh kembang anak.

Jadi para sahabat Bunda sekalian, jangan minder dan jangan sedih jika anak kita tidak tumbuh sepesat anak orang atau tidak sesuai ekpektasi kita. Nggak usah baper kalau anaknya dikatain orang yang begini yang begitu. Semua ada masanya, dan setiap anak memiliki masanya sendiri untuk tumbuh dan berkembang. It’s only a matter of time. Jangan sampai kita luapkan emosi kita kepada anak “Ayo donk belajar biar pintar kayak si Anu. Itu lihat dia aja bisa masak kamu nggak?” kata-kata yang seperti itu bukan saja tidak layak diucapkan tapi juga tidak layak didengar. Boleh saja kita memotivasi anak,tapi jangan mengkerdilkan anak. “Ayo belajar yang rajin ya nak biar bisa lebih baik dari kemarin. Kakak kan anak pintar pasti bisa ya kan”. Daripada membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain, lebih baik kita fokus terhadap apa yang harus dicapai oleh anak. jika kita ingin anak dapat prestasi maka kita wajib jaga hati dan mentalnya. Jangan sampai kita mengejar prestasi anak semata tapi anak tidak bahagia apalagi sampai tertekan. Percayalah pada kemampuan anak kita. Coba lihat dari sudut pandang yang berbeda karena Allah tidak pernah sia-sia menciptakan makhluk Nya.

Continue Reading
Keluarga shopping Tips

TIPS BERBELANJA HEMAT DAN EFISIEN

Berbelanja atau shopping memang identik dengan kegiatan wanita. Tapi herannya hari gini masih ada saja orang yang mengaitkan antara shopping dengan pemborosan atau gaya hidup berlebihan. Padahal makna sesungguhnya dari shopping sendiri adalah membeli barang dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan. Kalau menurut pendapat saya secara personal, shopping itu bukanlah hobi melainkan kebutuhan. Tapi, sering nggak sih Mom merasa belanja kok …

Continue Reading
Keluarga Tips Wanita

Tips Menjaga Kewarasan Sebagai Ibu Rumah Tangga

Mama’s Life Sebelum memutuskan untuk menikah,kita hanyalah seorang anak gadis atau anak muda yang tidak terlalu ingin ikut campur urusan rumah, tetangga, atau hal lain-lain yang akan kita hadapi ketika menikah. Masuk dapur mungkin hanya untuk urusan makan dan sesekali membantu ibu memasak,selebihnya dihabiskan di depan TV atau bertapa di kamar sambil main Hp. Yah, seperti itulah rutinitas kaum bujangan …

Continue Reading
Keluarga parenting Wanita

Apa Salahnya Menjadi Ibu Rumah Tangga?

Ibu rumah tangga atau bahasa kerennya House wife dan biasa disebut juga stay at home mom adalah sebutan yang kita sematkan kepada ibu-ibu yang memilih untuk mengurus rumah tangga di rumah dan tidak bekerja. Tak jarang Ibu rumah tangga dikaitkan dengan ketidakmampuan seorang wanita yang telah berumah tangga untuk kembali bekerja. Sering kali kita mendengar istilah “ untuk apa sekolah …

Continue Reading