Balita parenting Tips

Takut Balita Kecanduan Gadget? Berikut Tips nya

Di Jaman sekarang ini gadget sudah seperti barang wajib. Karena sifatnya yang praktis dan dilengkapi dengan berbagai fitur yang menarik dan canggih, gadget banyak dipakai untuk mempermudah hidup manusia. Namun gadget juga sangat berdampak pada kehidupanm social kita. Pernah dengar istilah ‘ gadget mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”? yang artinya disamping mempermudah komunikasi kita dengan siapapun di seluruh belahan dunia, namun gadget membuat kita larut dan asyik dalam keheningan sehingga tak lagi menghiraukan keadaan di sekitar kita. Dari yang tua hingga balita mulai kecanduan gadget. Semakin hari kasus balita kecanduan gadget pun semakin bertambah

Pernah nggak sih lihat anak yang rewel aja bahkan tantrum di tempat umum? Terus supaya diem ibu atau ayah si anak langsung kasih Hp. Dan yup, bener aja si anak langsung otomatis diem kayak TV yang ditekan tombol off. Bahkan si anak asyik sendiri dengan Hp nya tanpa menghiraukan sekelilingnya. Saya pun sering kali menjumpai anak-anak di restoran cepat saji misalnya dari awal datang sampai pulang matanya hanya tertancap di layar Hp. Ketika sedang makan pun tangan kanan makan tangan kiri pegang Hp nya. Yang lebih mirisnya lagi orang tua si anak santai aja seperti tidak ada kejadian. Saya hanya dapat berkata dalam hati, apa sebenarnya tujuan mereka pergi makan keluar bersama jika tidak ada komunikasi sama sekali seperti itu.

Apakah Mungkin Membesarkan Buah Hati tanpa gadget?

Membesarkan buah hati tanpa gadget kedengarannya mustahil.  Di era digital seperti sekarang ini, banyak orangtua yang mengandalkan gadget untuk membantu anaknya agar lebih tenang. Gadget bukan lagi teman main anak namun sudah seperti ibu kandung yang selalu ada menemani hari-hari anak. Bila anak susah makan, kasih aja gadget nanti juga dia makan sambil nonton atau main. Anak rewel di mall, di pasar, dimana pun berada kasih gadget pasti langsung happy. Namun apakah tepat memberikan gadget pada balita? Dan yakinkah kita pada sebuah gadget untuk membesarkan buah hati kita? Saya yakin semua pasti sepakat tidak. Tentu saja kita tidak ingin anak-anak kita tumbuh dan dibesarkan oleh gadget sehingga komunikasi dengan orangtua dan orang sekitar menjadi semakin kurang bukan? Ada beberapa tips yang bias anda lakukan untuk menjauhkan anak anda dari gadget

 # Jangan pernah memberikan gadget terutama pada balita 

Balita di bawah umur 2 tahun  sangat membutuhkan ruang yang luas untuk bereksplorasi. Memberikan gadget pada tahap usia ini selain mempersempit ruang geraknya juga dapat mengakibatkan speech delay atau kelambatan berbicara. Hal ini pernah saya alami yakni pada anak balita saya ketika usianya menginjak 1,5 tahun tanpa saya sadari dampak dan bahaya nya saya biarkan anak saya menonton nursery rhymes atau lagu-lagu anak-anak dan ketika dia berusia hamper 2 tahun dia menjadi sangat agresif dan pemarah bahkan hanya bisa tenang apabila menonton video di smartphone saya. Puncaknya, ketika dia sakit, dia menangis dan rewel ingin menonton video di hp mulai pukul 12 dini hari dan baru bias berhenti di jam 6 pagi. Kami sangat panik dan khawatir sehingga kami putuskan hari itu juga untuk menjauhkannya dari Hp.

Hal yuang pertama kali kami lakukan adalah “melenyapkan ‘ Hp dari pandangan dan jangkauan nya. Kami hanya mengakses Hp saat dia sedang tidur atau jika Sangat mendesak, kami sembunyi-sembunyi. Hal ini kami lakukan selama lebih dari 2 bulan. Dan sedikit demi sedikit kami beri dia pemahaman bahwa Hp hanya berfungsi untuk komunikasi bukan untuk hiburan. Alhamdulillah sampai saat ini dia tidak lagi mengenal Hp dan lebih senang bermain bersama mainannya.

# Berilah mainan yang cukup membuatnya sibuk dan bebas bereksplorasi

Pemilihan mainan yang tepat dapat menstimulasi otak dan perkembangan buah hati anda. Tentunya mainan tidak harus mahal. Anda dapat membuat mainan sendiri dengan melihat tutorial di youtube atapun pinterest. Banyak permainan unik berbasis Montessori yang dapat anda buat bersama balita anda. Tentunya akan sangat menyenangkan bias membuat proyek DIY bersama buah hati tercinta.

# Berilah buku atau gambar-gambar yang menarik untuk anak pelajari

“ anak aku main gadget untuk belajar kok, bahkan bahasa inggris nya berkembang pesat dari video dan games” pernah dengar testimony demikian? Ya, benar gadget dapat menjadi sarana pembelajaran untuk buah hati anda. Namun apakah anda yakin hanya itu saja? Menurut pendapat saya, meskipun gadget dapat mendukung tumbuh kembang buah hati anda, itu tidaklah sebanding dengan efek samping yang ditimbulkan dari gadget itu sendiri. Anak anda tetap bisa mendapatkan stimulasi visual untuk tumbuh kembangnya melalui buku dan gambar. Ada begitu banyak toko buku maupun online shop yang menjual beraneka ragam buku import dengan harga yang cukup terjangkau dan juga diskon-diskon dari vendor online shop lainnya. Atau bila anda memiliki komputer dan printer anda dapat mencetak sendiri gambar-gambar yang printable dari Facebook, google,dan pinterest.

# Lakukan aktivitas Fisik untuk anak Pagi/ Sore Hari

Menurut Maria Montessori, aktivitas fisik sangat mempengaruhi kerja otak anak. Semakin terlatih fisiknya maka semakin baik perkembangan otak anak. Di samping itu, anak-anak sangat kaya akan energy. Seperti tidak ada lelahnya, namun ini menandakan bahwa buah hati anda sehat. Ajak anak olahraga setiap pagi sebelum mandi. Anda bias mencoba bermain bola di halaman, bermain sepeda atau berlari pagi juga akan jadi aktivitas yang sangat menyenangkan tidak perlu lama cukup 15-30 menit setiap harinya. Dengan aktivitas fisik yang cukup, maka energy si buah hati akan tersalurkan sehingga anak lebih fresh dan bersemangat.

# Sadari Peran Orangtua Sebagai Role Model

Ingin anak tidak kecanduan Hp tapi justru orangtuanya tidak bisa hidup tanpa Hp. Disinilah letak permsalahan yang membuat anak sulit dilepaskan dari Hp. Orangtua yang sejatinya menjadi role model yang baik bagi anak, justru malah bertindak yang sebaliknya. untuk para orangtua yang memiliki anak balita, cobalah untuk meluangkan waktu lebih  banyak untuk anak, dan membatasi enggunaan Hp di depan anak. jangan sampai anak melihat orangtuanya sibuk dan asyik ketawa-ketawa sendiri di depan hp. berilah penhgertian pada anak bahwa Ayah dan bunda menggunakan Hp untuk keperluan yang penting bukan untuk main-main apalagi main games.

Itulah tadi tips yang dapat saya bagi berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya kepada buah hati saya. Anda bisa mencobanya dan jangan tunda lagi untuk menjauhkan balita kita dari paparan gadget. Jika anak anda terlanjur kecanduan, maka atasi mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *