Tumbuh Kembang Setiap Anak Ada Masanya

Don’t make any conclusions from the very beginning!
Sahabat Bunda yang tercinta,
Tidak ada yang salah dari ekspektasi orangtua kepada anaknya. Setiap orangtua pasti ingin anaknya tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tapi yang jadi masalah, apa yang menjadi dasar,landasan,dan acuan tumbuh kembang anak kita? Apakah anak tetangga? Anak sodara? Anak artis? WHO? Dan masih banyak lagi standart yang dapat dipakai sebagai landasan tumbuh kembang anak.

Setiap anak memiliki masa tumbuh dan kembang yang berbeda. Ibaratkan pohon, ia akan berbuah pada musimnya. Bahkan buah yang tumbuh pada pohon yang sama tidak selalu tumbuh bersamaan satu dengan yang lainnya. Begitupula tumbuh kembang anak. Banyak orangtua yang khawatir dan cenderung tidak sabar melihat proses tumbuh dan kembang anaknya. Berbagai stimulasi diberikan demi apa? Demi tumbuh kembang anak atau demi selamat dari komentar negatif? “Sudah umur setahun kok belum bisa jalan?” “sudah bisa jalan tapi kok masih sempoyongan? Masih dipegangi? Masih takut jatuh? Wah nggak sama ya dengan anak saya? Umur 9 bulan udah lari loh!”. Yang lebih miris lagi, komentar disertai ramalan: “kalau terlambat jalan biasanya terlambat semuanya.” “Udah umur sekian belum bisa baca? Nanti susah sekolahnya. Nanti susah mengikuti pelajaran.” Dll. Come on….Don’t make any conclusions from the very beginning. Kita nggak pernah tau loh anak kita akan jadi apa dan seperti apa. Sebagai contoh, saya pribadi baru bisa membaca dan menulis di usia 7 tahun lebih sedangkan anak seusia saya sudah lancar membaca sejak usia 6 tahun kurang kala itu. Tapi ternyata, dari sekian banyak hobi saya paling menyukai membaca dan menulis. Saya merasa menemukan kedamaian dari dua kegiatan ini. Saya bisa larut seharian dengan buku bacaan atau dengan alat tulis saya. Anak saya baru bisa berbicara di usia 3 tahun. Sekarang di usianya yang ke 4 tahun lebih, dia sudah dapat bercerita, berdiskusi, bahkan berdebat dan adu argumentasi dengan orang dewasa. Padahal dulu ketika usianya 2 tahun, ada yang bilang pada saya “Sudah umur 2 tahun kok ngomongnya belum jelas? Nggak pernah diajarin ya? cucu saya aja udah bisa nyanyi umur segitu? Ini kok nggak bisa ngomong?”. Menyakitkan ya? saya aja dengarnya live loh mau nangis rasanya. Hahahhaha… Tapi itukan sudah berlalu, yang penting anak saya sudah lancar berbicara dan saya pun belajar untuk bisa menerima dan sabar menghadapi tumbuh kembang anak.

Jadi para sahabat Bunda sekalian, jangan minder dan jangan sedih jika anak kita tidak tumbuh sepesat anak orang atau tidak sesuai ekpektasi kita. Nggak usah baper kalau anaknya dikatain orang yang begini yang begitu. Semua ada masanya, dan setiap anak memiliki masanya sendiri untuk tumbuh dan berkembang. It’s only a matter of time. Jangan sampai kita luapkan emosi kita kepada anak “Ayo donk belajar biar pintar kayak si Anu. Itu lihat dia aja bisa masak kamu nggak?” kata-kata yang seperti itu bukan saja tidak layak diucapkan tapi juga tidak layak didengar. Boleh saja kita memotivasi anak,tapi jangan mengkerdilkan anak. “Ayo belajar yang rajin ya nak biar bisa lebih baik dari kemarin. Kakak kan anak pintar pasti bisa ya kan”. Daripada membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain, lebih baik kita fokus terhadap apa yang harus dicapai oleh anak. jika kita ingin anak dapat prestasi maka kita wajib jaga hati dan mentalnya. Jangan sampai kita mengejar prestasi anak semata tapi anak tidak bahagia apalagi sampai tertekan. Percayalah pada kemampuan anak kita. Coba lihat dari sudut pandang yang berbeda karena Allah tidak pernah sia-sia menciptakan makhluk Nya.

Tumbuh Kembang Setiap Anak Ada Masanya

One thought on “Tumbuh Kembang Setiap Anak Ada Masanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top